Spenpraja Today,β #SahabatSpenpraja Workshop Review dan Penyusunan Kurikulum, Analisis Konteks, RKJM/RKT, Peraturan Akademik, serta Pedoman Penilaian di SMP Negeri 4 Singaraja memasuki hari kedua. Setelah sehari sebelumnya kegiatan resmi dibuka, hari ini seluruh Bapak/Ibu Guru mulai bergerak aktif menyusun kurikulum secara berkelompok bersama tim kerja masing-masing.
Suasana di ruang workshop yaitu Ruang Guru tampak penuh semangat sejak pagi. Para guru dari berbagai mata pelajaran dibagi ke dalam beberapa tim kerja berdasarkan bidang studi dan rumpun kurikulum, di antaranya:
* Tim Penyusun Kurikulum Inti
* Tim Analisis Konteks
* Tim RKJM/RKT
* Tim Penyusun Peraturan Akademik
* Tim Penyusun Pedoman Penilaian
Setiap tim dipandu oleh koordinator yang telah ditunjuk sebelumnya, untuk memastikan penyusunan dokumen berjalan efektif dan terarah. Di bawah bimbingan Bapak Kepala Sekolah, Dr. Nyoman Sudiana, S.Pd., M.Pd., seluruh tim mulai menyusun kurikulum yang disesuaikan dengan konteks satuan pendidikan, kebutuhan siswa, dan tuntutan kurikulum nasional terbaru.
Fokus utama penyusunan hari ini yaitu:
* Analisis kondisi dan kebutuhan sekolah (Analisis Konteks)
* Penyusunan draft awal kurikulum operasional sekolah
* Pemantapan rencana strategis jangka menengah (RKJM) dan rencana kerja tahunan (RKT)
* Perumusan aturan-aturan akademik yang mengatur tata tertib, penilaian, hingga etika peserta didik
* Penyusunan pedoman penilaian yang selaras dengan prinsip assessment for learning.
Dalam arahannya, Bapak Kepala Sekolah menegaskan bahwa penyusunan kurikulum ini bukan sekadar rutinitas tahunan, namun menjadi pondasi utama dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
βKita harus benar-benar menyusun kurikulum ini secara realistis, sesuai dengan kebutuhan dan potensi sekolah kita, serta tetap mengacu pada regulasi yang berlaku,β tegas beliau.
Beliau juga mengingatkan bahwa kurikulum yang disusun harus mampu mengintegrasikan pendidikan karakter, pendidikan anti korupsi, literasi digital, serta profil pelajar Pancasila dengan pendekatan deep learning.
Para guru tampak berdiskusi dengan penuh antusias, saling berbagi ide dan strategi agar kurikulum yang disusun nantinya benar-benar aplikatif dan berdampak nyata pada proses pembelajaran.
Workshop hari kedua ini berlangsung hingga siang hari dengan target masing-masing tim menyelesaikan draft awal yang nantinya akan dipresentasikan dan direview bersama pada sesi berikutnya.
Semangat kolaborasi dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh guru dalam workshop ini menjadi bukti nyata komitmen SMP Negeri 4 Singaraja dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.