Spenpraja Today, #SahabatSpenpraja pukul 09.00 WITA, Bapak/Ibu Guru SMP Negeri 4 Singaraja hadir dalam kegiatan Coming Ladies Sigeprek yang digelar di Ruang Guru. Kegiatan ini merupakan sesi coffee morning yang dikemas dengan diskusi hangat, refleksi, dan sharing praktik baik sebagai bagian dari Pelaksanaan Kinerja Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Kinerja pada Platform Ruang GTK (Merdeka Mengajar).
Kegiatan diawali dengan pemaparan reflektif oleh Bapak Kepala Sekolah, Bapak Putu Budiastana. Beliau memaparkan hasil evaluasi yang bersumber dari masukan orang tua siswa melalui formulir daring (Google Form). Masukan-masukan tersebut menyentuh berbagai aspek layanan sekolah, mulai dari komunikasi antara sekolah dan orang tua, kenyamanan siswa dalam belajar, hingga kualitas pembelajaran yang dirasakan oleh peserta didik.
Setelah menyampaikan evaluasi dari orang tua, Bapak Kepala Sekolah melanjutkan dengan pemaparan tentang Hasil Rapor Pendidikan SMP Negeri 4 Singaraja Tahun 2025. Dari hasil rapor tersebut, diperoleh informasi sebagai berikut:
1. Literasi dan Numerasi: menunjukkan capaian pada kompetensi literasi dan numerasi siswa dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan telah efektif dalam mendukung capaian belajar siswa.
2. Lingkungan Belajar: Lingkungan belajar dinilai kondusif dan mendukung tumbuh kembang siswa. Kehadiran berbagai program berbasis karakter seperti gerakan literasi pagi, kegiatan keagamaan, serta penguatan budaya sekolah sangat berdampak positif.
3. Karakter Profil Pelajar Pancasila: Aspek gotong royong, kreatif, dan mandiri menjadi keunggulan dari siswa Spenpraja, terlihat dari berbagai kegiatan internal dan eksternal yang mereka ikuti.
4. Manajemen Sekolah: Pengelolaan manajemen sekolah dinilai baik, dengan keterlibatan aktif kepala sekolah, guru, dan komite dalam mendukung kemajuan sekolah.
Usai sesi pemaparan, acara dilanjutkan dengan sesi berbagi praktik baik yang dibawakan oleh Bapak Eka Mastika Yasa. Beliau mempresentasikan inovasi pembelajaran berbasis teknologi dengan mengangkat judul:
“CET GPT: Cermat serta Terampil dengan GeoGebra dan Permainan Transformasi”.
Dalam praktik baik ini, Bapak Eka menjelaskan bagaimana ia memanfaatkan ChatGPT sebagai mitra dalam merancang pembelajaran interaktif di kelas Matematika. Melalui integrasi GeoGebra dan pendekatan gamifikasi dalam materi transformasi geometri, siswa tidak hanya belajar secara visual dan konseptual, tetapi juga diajak untuk mengeksplorasi serta mengembangkan kreativitas berpikir kritis. ChatGPT dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam penyusunan skenario pembelajaran dan simulasi soal yang adaptif terhadap kemampuan siswa.
Kegiatan Coming Ladies Sigeprek hari ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan refleksi bersama, namun juga menjadi ruang tumbuhnya semangat kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Spenpraja.
Satu langkah kecil, namun berdampak besar bagi kemajuan bersama.
#SpenprajaJaya, Guru Kreatif, Siswa Aktif!