Spenpraja Today,– #SahabatSpenpraja Dalam rangka perayaan Piodalan Buda Wage Klawu, seluruh warga SMP Negeri 4 Singaraja, termasuk guru, pegawai, dan siswa, melaksanakan persembahyangan bersama yang dipusatkan di Pelinggih Ida Ratu Gede Dalem Ped dan Ida Ratu Niang Sakti yang terletak di area sekolah. Acara ini berlangsung pada pagi hari, Senin, 22 Januari 2025, dengan suasana yang penuh khidmat dan penuh makna spiritual.
Persembahyangan dimulai dengan upacara pemujaan yang dipimpin oleh para pemangku dan dilanjutkan dengan prosesi persembahyangan oleh seluruh peserta. Piodalan Buda Wage Klawu ini merupakan salah satu upacara penting dalam kalender Hindu Bali yang bertujuan untuk memohon berkah dan keselamatan bagi seluruh umat serta untuk menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah.
Bapak Putu Budiastana, Kepala SMP Negeri 4 Singaraja, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan spiritual dan fisik dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga mengingatkan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai sarana berdoa, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas segala anugerah yang telah diterima oleh seluruh warga sekolah.
Selama persembahyangan, para siswa dan guru bersama-sama berdoa dengan penuh khidmat, memohon agar kegiatan pendidikan di sekolah ini senantiasa berjalan lancar, dan agar seluruh warga sekolah diberkahi dengan kesehatan dan keselamatan. Suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan tampak sepanjang jalannya upacara.
Usai persembahyangan, Bapak Kepala Sekolah juga memberikan Dharma Wacana yang mengajak seluruh warga sekolah untuk selalu mengedepankan rasa syukur dengan selalu sembahyang tiap hari di semua pelinggih yang ada di sekolah, melaksanakan profil pelajar pancasila, dan 7 Kebiasaan anak Indonesia hebat, melaksanakan falsafah Tri Hita Karana dan tetap selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan sekolah, sebagaimana yang diajarkan dalam agama Hindu, agar tercipta lingkungan yang asri, harmonis dan penuh kedamaian dan kenyamanan.
Persembahyangan Piodalan ini juga menjadi momen penting untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga sekolah, serta sebagai bagian dari tradisi budaya yang senantiasa dilestarikan di SMP Negeri 4 Singaraja. Kegiatan ini diakhiri dengan natab banten dan pemanjatan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan agar sekolah ini terus berkembang dengan baik.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat lebih meningkatkan kedisiplinan, kedamaian, dan rasa cinta terhadap budaya serta agama yang menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari di SMP Negeri 4 Singaraja.