Spenpraja Today, #SahabatSpenpraja Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Suara Demokrasi” di SMP Negeri 4 Singaraja berlanjut dengan sesi pemahaman konsep debat yang dipandu oleh guru fasilitator. Setelah kemarin para siswa terlibat aktif dalam kegiatan awal, hari ini mereka mendapatkan pembelajaran mendalam tentang apa itu debat, tujuan, serta teknik yang harus dikuasai. ![]()
![]()
Guru fasilitator menjelaskan bahwa debat adalah sebuah bentuk komunikasi dua arah di mana dua tim menyampaikan argumen yang berbeda terhadap suatu isu tertentu. Debat bukan hanya sekadar beradu pendapat, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, mendengarkan secara aktif, dan menyampaikan gagasan dengan logis serta terstruktur. ![]()
![]()
Melalui sesi ini, siswa belajar tentang unsur-unsur utama dalam debat, seperti:
Mosi (topik yang diperdebatkan) ![]()
Tim afirmasi (pihak yang mendukung mosi) ![]()
Tim oposisi (pihak yang menentang mosi) ![]()
Moderator (pengatur jalannya debat) ![]()
Juri (penilai kualitas argumen) ![]()
Selain itu, guru juga menekankan pentingnya etika dalam debat, seperti berbicara dengan sopan, menghormati lawan bicara, serta menggunakan fakta dan logika dalam menyampaikan pendapat. ![]()
![]()
Para siswa terlihat antusias dan aktif dalam diskusi. Mereka juga diberikan contoh debat dari berbagai sumber untuk memahami bagaimana teknik debat yang baik. Dengan pemahaman ini, diharapkan siswa dapat lebih percaya diri dan terampil dalam menyampaikan argumen secara efektif dalam sesi debat berikutnya. ![]()
![]()
Kegiatan P5 “Suara Demokrasi” masih akan terus berlanjut dengan praktik debat yang lebih menantang di hari-hari berikutnya. Semangat terus, siswa Spenpraja! ![]()
![]()