Spenpraja Today, #SahabatSpenpraja Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) “Suara Demokrasi” di SMP Negeri 4 Singaraja hari ini semakin menarik dengan latihan debat yang mengikuti teknis debat formal. Para siswa tidak hanya berlatih menyampaikan pendapat, tetapi juga memahami bagaimana debat yang terstruktur dan sistematis dilakukan. ![]()
![]()
Dengan bimbingan guru fasilitator, debat berlangsung sesuai dengan teknis yang telah ditetapkan:
Penyampaian Mosi oleh Moderator
– Moderator membuka debat dengan menyampaikan topik atau mosi yang akan diperdebatkan.
Penyampaian Argumentasi
– Tim Pro dan Kontra memaparkan pandangan mereka berdasarkan riset dan data yang telah dikumpulkan.
Debat Dimulai!![]()
– Tim Pro menyanggah dan/atau bertanya ke Tim Kontra![]()
– Tim Kontra menanggapi Tim Pro![]()
– Tim Kontra menyanggah dan/atau bertanya ke Tim Pro ![]()
– Tim Pro menanggapi Tim Kontra![]()
– Diskusi intens antar tim berlangsung seru! ![]()
![]()
Closing Statement
– Masing-masing tim menyampaikan kesimpulan dan pernyataan akhir untuk memperkuat posisi mereka.
Kesimpulan oleh Moderator
– Moderator merangkum hasil debat dan menutup sesi dengan refleksi atas jalannya debat.
Siswa terlihat antusias dan semakin percaya diri dalam menyampaikan argumen mereka.Bahkan, beberapa debat dilakukan dalam tiga bahasa: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Bali, menunjukkan kemampuan literasi dan komunikasi yang luar biasa. ![]()
![]()
![]()
Apresiasi untuk kegiatan ini. Debat adalah salah satu cara terbaik untuk membentuk siswa yang kritis, berani, dan mampu menyampaikan pendapat secara bijak. Ini adalah bagian dari pendidikan demokrasi yang nyata di sekolah. ![]()
Dengan latihan ini, siswa semakin siap untuk menghadapi debat utama yang akan menjadi puncak dari P5 “Suara Demokrasi”. Semangat terus, siswa Spenpraja! ![]()
![]()