Spenpraja Today #SahabatSpenpraja Semangat literasi tampak kuat mewarnai kegiatan Gerakan Literasi Bersama yang dilaksanakan di Lapangan Upacara sekolah. Seluruh siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias dan tertib. Kegiatan diawali dengan membaca selama 15 menit ![]()
sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi peserta didik.
Lapangan upacara yang biasanya digunakan untuk kegiatan formal berubah menjadi ruang literasi terbuka yang menyenangkan ![]()
. Para siswa tampak khusyuk membaca berbagai jenis bacaan, mulai dari buku pengetahuan, cerita inspiratif, hingga bacaan bermuatan karakter dan kebudayaan.
Usai kegiatan membaca, suasana semakin hidup ketika beberapa siswa tampil ke depan ![]()
untuk menyampaikan hasil literasi yang telah mereka baca. Menariknya, penyampaian hasil bacaan dilakukan dalam tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Bali, dan Bahasa Inggris ![]()
![]()
![]()
. Hal ini menjadi bukti nyata kemampuan siswa dalam menguasai komunikasi multibahasa sekaligus melestarikan bahasa daerah dan meningkatkan kompetensi bahasa asing.
Melalui penyampaian literasi ini, siswa dilatih untuk percaya diri, berpikir kritis, serta mampu mengkomunikasikan ide dan gagasan dengan baik di depan umum ![]()
. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan penguatan nilai Profil Lulusan, khususnya pada dimensi Komunikasi, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kemandirian, dan Kewargaan.
Gerakan Literasi Bersama ini diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin yang menyenangkan dan bermakna, sehingga literasi tidak hanya โฐmenjadi kewajiban, tetapi juga kebutuhan dan budaya di lingkungan sekolah ![]()
.
#BahasaIndonesia#BahasaBali