Spenpraja Today, #SahabatSpenpraja SMP Negeri 4 Singaraja menggelar upacara bendera memperingati Hari Kesaktian Pancasila di lapangan sekolah dengan penuh khidmat. Pada kesempatan kali ini, petugas upacara adalah siswa kelas IX.2 Hatta, yang melaksanakan tugas dengan baik, penuh disiplin, dan tanggung jawab.
Pembina upacara adalah Bapak Kepala Sekolah, Dr. Nyoman Sudiana, S.Pd., M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan secara mendalam tentang peristiwa sejarah G30S/PKI yang menjadi latar belakang lahirnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Sejarah Singkat G30S/PKI
Bapak Kepala Sekolah menjelaskan bahwa pada malam 30 September hingga 1 Oktober 1965, telah terjadi pemberontakan yang dikenal dengan nama Gerakan 30 September (G30S) oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Dalam peristiwa kelam ini, tujuh perwira tinggi TNI AD gugur sebagai pahlawan revolusi akibat aksi pengkhianatan PKI.
Peristiwa ini mengguncang bangsa Indonesia dan mengancam keberlangsungan ideologi Pancasila. Namun berkat kegigihan TNI, pemerintah, dan rakyat Indonesia, gerakan ini berhasil digagalkan. Oleh sebab itu, setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, sebagai pengingat bahwa Pancasila adalah ideologi yang kokoh, tidak tergoyahkan oleh upaya apa pun.
7 Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S/PKI:
1. Jenderal TNI Ahmad Yani
2. Letnan Jenderal TNI Suprapto
3. Letnan Jenderal TNI S. Parman
4. Mayor Jenderal TNI Mas Tirtodarmo Harjono
5. Mayor Jenderal TNI Donald Isaac Panjaitan
6. Brigadir Jenderal TNI Sutoyo Siswomiharjo
7. Letnan Satu TNI Pierre Andreas Tendean
Pembangunan Sarana dan Prasarana Sekolah
Selain menyampaikan sejarah peristiwa tersebut, beliau juga menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana di SMP Negeri 4 Singaraja akan terus berjalan. Beberapa program yang sedang dilaksanakan meliputi:
* Penataan taman sekolah agar lingkungan lebih hijau dan asri.
* Perbaikan dan penataan ruang kelas.
* Penambahan korden di ruang-ruang belajar.
* Penyediaan fasilitas pendukung lainnya untuk kenyamanan belajar siswa.
Beliau menekankan kepada seluruh warga sekolah agar merawat seluruh fasilitas dengan penuh rasa memiliki, layaknya merawat rumah sendiri. Karena sekolah adalah rumah kedua tempat siswa menimba ilmu, berkreasi, dan membentuk karakter.
Upacara berjalan lancar, penuh khidmat, dan sarat makna. Seluruh guru, pegawai, dan siswa mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai dengan sikap disiplin dan nasionalisme yang tinggi.
#HariKesaktianPancasila#PahlawanRevolusi#G30SPKI#Spenpraja#SMPN4Singaraja#CintaTanahAir#PancasilaSakti#RumahKeduaKita