Spenpraja Today,โ #SahabatSpenpraja SMP Negeri 4 Singaraja hari ini menerima kunjungan istimewa dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Rombongan tim peneliti yang dipimpin oleh Prof. Dr. Sumaryati, M.Hum. hadir dalam rangka penelitian dengan judul “Epistemologi Pembelajaran Antikorupsi untuk Penguatan Sekolah Berintegritasโ.
Kedatangan tim disambut hangat di Ruang Kepala Sekolah oleh Bapak Kepala SMP Negeri 4 Singaraja Dr. Nyoman Sudiana, S.Pd.M.Pd. bersama Tim Zona Integritas sekolah. Setelah itu, rombongan diarahkan menuju ruang guru untuk melaksanakan agenda utama penyambutan.
Dalam sambutannya, Bapak Kepala Sekolah, Nyoman Sudiana, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran tim peneliti dari UAD.
โKami merasa terhormat SMP Negeri 4 Singaraja menjadi bagian dari penelitian ini. Sekolah kami berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai pondasi integritas. Semoga kolaborasi ini semakin memperkuat peran sekolah dalam membentuk generasi antikorupsi,” ungkapnya.
Menanggapi sambutan tersebut, Ketua Peneliti Prof. Dr. Sumaryati, M.Hum. mengucapkan terima kasih atas penerimaan hangat pihak sekolah.
โKami melihat SMP Negeri 4 Singaraja telah menunjukkan praktik nyata sebagai sekolah berintegritas. Data dan pengalaman dari sekolah ini akan sangat berharga dalam memperkaya kajian kami. Harapannya, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi nasional dalam penguatan pembelajaran antikorupsi di sekolah-sekolah,โ ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan souvenir dari kedua belah pihak sebagai simbol persahabatan dan sinergi dalam membangun budaya antikorupsi. Setelah itu, tim peneliti melaksanakan wawancara dengan Tim Sekolah Integritas, pengumpulan dokumen, serta observasi langsung terkait implementasi nilai-nilai integritas di sekolah.
Melalui kegiatan penelitian ini, diharapkan lahir rekomendasi konkret yang mampu memperkaya epistemologi pembelajaran antikorupsi di dunia pendidikan. SMP Negeri 4 Singaraja pun semakin mantap sebagai sekolah percontohan dalam penerapan nilai integritas dan pemberantasan praktik korupsi sejak dini.
![]()
Dengan adanya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah, semakin terbuka jalan untuk membangun generasi muda Indonesia yang jujur, cerdas, serta berkarakter kuat dalam menolak segala bentuk korupsi.