Spenpraja Today, #SahabatSpenpraja SMP Negeri 4 Singaraja menjadi sekolah terpilih dalam Anti Corruption Academy tindak lanjut kegiatan tersebut Spenpraja kembali sebagai lokasi pengambilan gambar untuk film dokumenter yang mengangkat tema karakter Empati. Kegiatan ini melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dan diproduksi oleh Brave Animation Studio Jakarta. Shooting dilakukan pada beberapa Guru, WakaSis Guru dan Wali Kelas di sekolah ini, untuk menggali peran dan pandangan mereka terkait nilai empati yang diterapkan di lingkungan sekolah.
Proses shooting dimulai dengan interview Aldi, seorang siswa inklusif di SMP Negeri 4 Singaraja. Aldi menjadi talent utama dalam dokumenter ini, merepresentasikan pengalaman siswa inklusif dalam mengembangkan karakter empati di sekolah. Dalam wawancaranya, Aldi berbagi cerita tentang bagaimana lingkungan sekolah mendukung dirinya dalam proses pembelajaran dan interaksi sosial sehari-hari.
Selanjutnya, tim produksi melakukan interview dengan Kepala Sekolah, Bapak Putu Budiastana. Dalam wawancara tersebut, Bapak Putu menyampaikan bagaimana sekolah berkomitmen untuk menanamkan nilai empati dalam kegiatan sehari-hari. Beliau menjelaskan berbagai program sekolah yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya empati, baik antar siswa maupun terhadap lingkungan sekitar.
Selain itu, Wakil Kepala Sekolah Ibu Putu Juliani juga turut memberikan pandangannya. Beliau menjelaskan peran penting para pendidik dalam mendampingi siswa mengembangkan karakter empati. Menurutnya, empati tidak hanya ditunjukkan dalam interaksi sesama teman, tetapi juga dalam memahami perbedaan dan mendukung siswa yang membutuhkan perhatian khusus.
Ibu Dita, seorang wali kelas, juga diinterview dalam kegiatan ini. Ibu Dita berbicara tentang bagaimana ia mendampingi siswa inklusif di kelasnya, termasuk memberikan ruang untuk mereka agar bisa berkembang dan diterima dengan baik oleh teman-teman sekelas. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan pemahaman mendalam terhadap kondisi setiap siswa untuk menumbuhkan empati.
Interview terakhir dilakukan dengan Pak Ferry, salah satu guru di SMP Negeri 4 Singaraja. Pak Ferry membahas bagaimana ia mengimplementasikan konsep empati dalam pengajaran di kelas. Beliau menekankan bahwa empati adalah bagian penting dari proses pembelajaran yang membantu siswa memahami realitas sosial dan mengembangkan kepekaan terhadap masalah-masalah di sekitarnya.
Dengan adanya shooting dokumenter ini, SMP Negeri 4 Singaraja berharap dapat memberikan contoh kepada sekolah lain tentang pentingnya karakter empati dalam membentuk generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab. Film dokumenter ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih memahami pentingnya empati dalam kehidupan sehari-hari.