Spenpraja Today,– #SahabatSpenpraja Seluruh warga SMP Negeri 4 Singaraja mengikuti persembahyangan Tilem yang dilaksanakan di Prahyangan sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Kepala Sekolah, Bapak Putu Budiastana, beserta seluruh guru, pegawai, dan siswa. Sebagai bentuk pengabdian dan menjaga keharmonisan dengan Tuhan, persembahyangan dilaksanakan dengan penuh khidmat di pelinggih-pelinggih yang ada di lingkungan sekolah.
Dalam Dharma Wacana yang disampaikan usai persembahyangan, Bapak Putu Budiastana mengupas konsep Tri Hita Karana yang menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan lingkungan (Palemahan). Beliau juga menekankan betapa pentingnya menerapkan kata-kata ajaib seperti “maaf”, “tolong”, “permisi”, dan “terima kasih” dalam interaksi sehari-hari. Menurutnya, penerapan kata-kata tersebut akan menciptakan keharmonisan dalam hubungan antar sesama di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Selain menjaga hubungan yang baik dengan sesama dan Tuhan, warga sekolah juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Usai persembahyangan, seluruh peserta dengan tertib membuang sampah sisa persembahyangan pada tempatnya, sebagai wujud tanggung jawab menjaga kebersihan dan keasrian Prahyangan sekolah.
Kegiatan persembahyangan Tilem ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga SMP Negeri 4 Singaraja untuk merefleksikan diri, mempererat tali persaudaraan, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sesuai dengan ajaran Tri Hita Karana.
Salam Rahayu ![]()
![]()