Spenpraja Today, Rabu 21 Agustus 2024, #SahabatSpenpraja suasana di SMP Negeri 4 Singaraja dipenuhi dengan semangat dan kedisiplinan. Seperti biasa, siswa hadir di sekolah dengan penuh antusiasme, disambut oleh Bapak Kepala Sekolah dan Guru Piket dengan keramahan yang hangat. Sapaan yang hangat ini tidak hanya menjadi simbol dari lingkungan sekolah yang inklusif, tetapi juga merupakan bagian dari upaya sekolah untuk membentuk karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Setibanya di sekolah, siswa tidak lupa melakukan penghormatan kepada bendera merah putih yang berkibar di halaman sekolah. Penghormatan ini menjadi ritual harian yang mengakar kuat, mencerminkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air yang terus ditanamkan oleh sekolah.
Selain itu, siswa juga menyempatkan diri untuk berdoa di pelinggih yang ada di seputaran sekolah. Doa ini merupakan bentuk penghormatan kepada Tuhan, memohon berkat untuk kelancaran aktivitas sepanjang hari. Aktivitas ini menunjukkan keseimbangan antara pendidikan spiritual dan intelektual yang menjadi fokus dalam pembentukan karakter siswa di SMP Negeri 4 Singaraja.
Pukul 06.50 pagi, tanda bel literasi berbunyi. Siswa segera menuju pojok baca yang telah disediakan di berbagai sudut sekolah. Di pojok baca ini, mereka dengan penuh antusias membaca buku-buku yang tersedia.
Kegiatan literasi pagi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya nyata untuk menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan kemampuan literasi siswa, yang merupakan salah satu ciri dari profil Pelajar Pancasila.
Semua kegiatan pagi ini, mulai dari penghormatan bendera, doa di pelinggih, hingga kegiatan literasi, mencerminkan upaya sekolah dalam mengembangkan siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, nasionalis, religius, dan berbudaya.
Salam dan Bahagia![]()
![]()